Job Hunting

News Update :

Job Hunting

Surat Lamaran Kerja


Info


Tips

Tampilkan postingan dengan label tips wawancara kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips wawancara kerja. Tampilkan semua postingan

Pindah Kerja untuk Peningkatan Kesejahteraan

Jumat, 18 Juli 2014

Banyak karyawan yang memutuskan pindah kerja untuk mendapatkan upah yang lebih besar. Hal tersebut sangat wajar dan hak setiap orang.

Namun sebelum memutuskan memilih perusahaan baru yang akan dituju sebaiknya melakukan pertimbangan yang masak dan cermat. Memutuskan pindah kerja tanpa berpikir panjang adalah tindakan ceroboh yang menjauhkan tercapainya tujuan yaitu peningkatan kesejahteraan.

Bila Anda pindah kerja karena menginginkan materi yang lebih banyak, atau peningkatan kesejahteraan, sebaiknya hitung dulu dengan cermat total pendapatan Anda saat ini selama satu tahun, jangan hanya menghitung pendapatan setiap bulan. Hampir semua perusahaan menerapkan system remunerasi, tunjangan yang tidak dibayarkan setiap bulan seperti tunjangan hari raya, dan tunjangan kesehatan. Anda harus menghitung semuanya dalam satu tahun.

Fasilitas-fasilitas yang tidak Anda terima dalam bentuk uang tunai juga harus diperhitungkan seperti pulsa untuk telepon, rumah, dan kendaraan. Konversikan dulu fasilitas-fasilitas itu dalam rupiah selama setahun.

Saat mencari perusahaan baru sebaiknya dapatkan informasi tentang system pengupahan dan potensi pendapatan yang akan Anda dapatkan. Kesempatan bertanya saat wawancara kerja bisa Anda gunakan untuk mendapatkan informasi ini. Paling tidak sebelum tanda tangan surat kesepakatan kerja Anda harus benar-benar mengetahui nominal yang akan Anda dapatkan.


Bila Anda sudah bekerja selama lebih dari satu tahun di perusahaan lama tidaklah sulit menghitung pendapatan tahunan. Bandingkan pendapatan tahunan di perusahaan lama dengan perusahaan yang akan Anda masuki. 
Bisa jadi pendapatan bulanan Anda di perusahaan lama lebih kecil dari pendapatan bulanan di perusahaan baru, namun bila dihitung setahun setelah dimasukkan pendapatan dari bonus, fasilitas, dan tunjangan ternyata lebih besar, atau sebaliknya.

Gambar dari http://www.all-free-download.com

Diskon Besar : Jasa Pembuatan CV, Resume dan Surat Lamaran Kerja

Kamis, 03 Juli 2014



Beberapa waktu lalu kami informasikan sebuah tawaran menarik dari Jasa Ghost Writer yaitu promo selama bulan Juni 2014 , tetapi mungkin ada saja dari anda yang terlewat mengetahuinya dan tidak mendapatkan peluang tersebut, tetapi jangan khawatir! Kali ini  manajemen Jasa Gosht Writer masih memberikan kesempatan pada calon pelanggan untuk mendapatkan PROMO Ramadhan Sale : Diskon Besar untuk CV / Resume dan Pembuatan Surat Lamaran Kerja,

Mengapa jangan anda lewatkan begitui saja kesempatan ini? 
Karena tarif yang ditawarkan sama dengan tarif promo bulan Juni 2004 yang lalu, yaitu hanya Rp. 200.000,- .  untuk Pembuatan Curriculum Vitae (CV)/ Resume dan Surat Lamaran, untuk Paket Regular Dua Bahasa

Sekali lagi yang namanya promo pasti waktunya terbaras, makanya jangan sia-siakan kesempatan ini! Segera kirim data Anda via form ini ke :


 order@jasaghostwriter.net 

 dan 

 jasaghostwriter@yahoo.com mail 

subject : 

RP2014-[nama Anda]. 


Oh ya, ada yang hampir terlewat! 

Ada diskon besar bagi 20 pengirim pertama, karena anda cukup investasi sebesar Rp. 100.000,-  Ingat harga normal Paket Regular Dua Bahasa adalah Rp. 350.000,- 

Adapun fasilitas yang akan anda peroleh adalah: 


  • CV/ Resume dan Surat Lamaran (Cover Letter) dan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing 1 halaman (total 4 halaman) 
  • 3 Kali revisi konten.

Tanda Diterima saat Wawancara Kerja

Sabtu, 28 Juni 2014

Ada beberapa tahap dalam proses seleksi penerimaan karyawan atau recruitment. Wawancara kerja adalah tahap yang paling menentukan, tapi juga mengandung unsur subyektifitas paling tinggi. Berhasil atau tidaknya wawancara kerja tergantung suasana hati petugas pewawancara.

Meskipun penting wawancara kerja bukan satu-satunya syarat diterima kerja. Meskipun saat wawancara kerja Anda menunjukkan tanda-tanda berhasil, belum bisa dipastikan Anda diterima kerja. Tapi biasanya test wawancara kerja, khususnya dengan jajaran pimpinan perusahaan, dilakukan setelah tahapan test yang lain dinyatakan lulus.

Bila Anda mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja dengan baik semaksimal mungkin, sebenarnya Anda juga telah mempersiapkan diri menghadapi test-test lainnya. Agar berhasil dalam wawancara kerja Anda harus menyiapkan diri dan banyak berlatih sehingga badan sehat dan pikiran tenang, maka Anda juga akan mudah menghadapi test kesehatan dan psycho test.


1.     Proses wawancara yang lama.
Bila pewawancara tidak tertarik kepada Anda pada kesan pertama tidak mungkin sudi berlama-lama meneruskan proses wawancara. Penampilan Anda membuat mereka terkesan dan ingin memastikan Anda layak mendapat kesempatan.
 
2.     Pertanyaan yang terkesan ‘mengejar’.
Proses wawancara kerja beda dengan sidang skripsi. Pertanyaan penguji sidang skripsi yang ‘mengejar’ karena ragu Anda telah menguasai materi. Sedangkan pertanyaan pewawancara kerja yang ‘mengejar’ karena tertarik kepada Anda dan ingin menggali sebanyak mungkin point positif dari diri Anda untuk laporan rekomendasi kepada dewan pimpinan perusahaan. Bila pewawancara kerja tidak tertarik kepada Anda, atau jawaban-jawaban Anda, mereka tidak akan mau repot-repot menambah pertanyaan, apalagi antrian peserta interview masih panjang.
 
3.     Pertanyaan tentang gaji.
Saat Anda mendapat pertanyaan tentang gaji yang diinginkan, bersyukurlah karena sembilan puluh persen kemungkinan petugas pewawancara tertarik kepada Anda. Kecuali secara prosedur perusahaan pewawancara wajib menanyakan gaji yang diinginkan, mereka tidak akan menanyakan itu bila tidak tertarik untuk menerima Anda sebagai karyawan.
 
4.     Pertanyaan tentang kesiapan bekerja.
Perusahaan melakukan proses seleksi karena sangat membutuhkan karyawan secepatnya. Tapi mereka juga tidak gegabah menerima karyawan, apalagi perusahaan besar yang peminat penawaran kerjanya sangat banyak. Selain untuk menguji sebesar apa keseriusan Anda bergabung dalam perusahaan mereka, pertanyaan tentang kapan Anda bisa mulai aktif bekerja adalah tanda bahwa petugas pewawancara tertarik dan memilih Anda untuk dipertimbangkan lebih lanjut.
 
5.     Penjadwalan proses berikutnya.
Bila wawancara kerja berhasil petugas pewawancara akan menginformasikan kepada Anda tentang proses selanjutnya yang harus dipersiapkan. Minimal mereka akan meminta Anda menyiapkan nomor yang bisa dihubungi sewaktu-waktu untuk undangan tahap proses recruitment selanjutnya.


Lima hal di atas hanya tanda-tanda, bukan kepastian. Anda harus banyak berdoa dan menyiapkan diri sebaik mungkin untuk tahap selanjutnya, sambil mengikuti proses recruitment di perusahaan lain sebagai ikhtiar lain.

Ikuti terus artikel-artikel tentang berburu kerja menuju puncak karir di http://www.jobhuntingcenter.com ini, dan nantikan informasi tentang pelatihan membuat surat lamaran kerja dan resume yang powerful.

gambar dari http://www.all-free-download.com

Tips Menghilangkan Ketegangan Menjelang Wawancara Kerja

Sabtu, 21 Juni 2014

Semua pencari kerja pasti sangat senang bila mendapat surat panggilan wawancara kerja, suatu harapan besar mendekati kesuksesan. Tapi hampir semua pencari kerja juga merasa tegang menjelang interview kerja.

Tegang, atau stress, menghadapi wawancara kerja adalah reaksi yang wajar. Semua orang akan tegang bila berhadapan dengan situasi penting yang mempengaruhi masa depan.

Berikut 5 tips untuk menurunkan ketegangan menjelang wawacara kerja :

1.     Banyak berdoa.
Orang yang tegang karena merasa memanggul beban sendirian. Dengan berdoa, mohon pertolongan dan memasrahkan beban-beban kepada Tuhan, akan mengurangi ketegangan.
 
2.     Senam ringan.
Lakukan senam peregangan untuk melemaskan syaraf yang tegang. Lakukan rutin saat bangun dan sebelum tidur selama beberapa hari menuju hari wawancara kerja.
 
3.     Minum teh.
Minumlah teh pagi hari menjelang wawancara kerja. Cara minumnya harus tenang, tidak terburu-buru, sambil menikmati aroma teh.
 
4.     Senyum.
Orang stress sulit senyum, dan senyum Anda akan mengurai stress. Senyumlah di depan cermin setelah mandi, nikmati senyum tulus Anda. Senyumlah pada semua orang yang Anda temui dari rumah menuju tempat wawancara kerja. Pertahankan senyum tulus Anda selama dalam ruangan wawancara kerja.
 
5.     Obrolan ringan.
Buatlah obrolan ringan dengan para kandidat karyawan lain di ruang tunggu. Kumpulkan informasi tentang mereka, suatu saat informasi itu akan berguna, minimal memperluas jaringan Anda.

gambar dari http://www.all-free-download.com

10 Hal Paling Fatal Penyebab Kegagalan Wawancara Kerja

Rabu, 18 Juni 2014

Mendapat panggilan wawancara kerja adalah suatu pencapaian yang besar. Bayangkan saja Anda terpilih dari sekian banyak pelamar kerja yang ingin mengisi lowongan kerja dari perusahaan tersebut. Semestinya Anda bersyukur dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang besar ini.

Ternyata masih banyak para kandidat karyawan yang gagal memanfaatkan peluang besar ini. Mereka gagal mempersiapkan diri menghadapi proses wawancara kerja. Gagal mempersiapkan diri adalah sama dengan mempersiapkan kegagalan.


1.     Penampilan yang buruk.
Penampilan Anda sangat mempengaruhi hasil proses wawancara kerja. Kebersihan, cara berpakaian Anda yang buruk akan sangat mempengaruhi suasana hati pewawancara. Bila kepada diri sendiri Anda tidak memperhatikan, bagaimana mungkin Anda bisa memperhatikan tugas-tugas dari perusahaan

2.     Sikap kurang etis menggunakan gadget.
Secanggih dan semahal apapun gadget Anda, tidak bisa membuat Anda diterima kerja. Karena itu sebaiknya simpan rapat-rapat dalam kondisi mati atau silent dalam tas. Asyik memainkan gadget di ruang tunggu akan menyebabkan Anda dinilai sebagai orang yang kurang bisa bersosialisasi dan bekerja sama. Apalagi bila Anda menggunakannya di ruang wawancara kerja.

3.     Terlambat.
Kesalahan paling fatal adalah terlambat menghadiri wawancara kerja. Bila memang mengalami musibah atau kendala yang tidak terelakkan sebaiknya Anda menghubungi petugas yang mengundang Anda untuk menyampaikan kondisi yang terjadi. Mintalah penjadwalan ulang.

4.     Tidak punya informasi tentang perusahaan.
Di era multimedia saat ini informasi tentang perusahaan sangat mudah didapatkan. Bila Anda tidak punya informasi tentang perusahaan yang memanggil untuk wawancara kerja, itu berarti Anda tidak bersungguh-sungguh mencari informasi , yang berarti Anda kurang serius melamar kerja.

5.     Tidak menjaga kontak mata saat wawancara kerja.
Tidak mau melakukan kontak mata akan memberi kesan negative tentang diri Anda. Baca penjelasannya di sini 

6.     Bahasa tubuh yang buruk.
Dalam ruangan wawancara kerja Anda harus benar-benar memperhatikan bahasa tubuh. Hindari sikap-sikap yang memberi kesan negative seperti malas, arrogant, tidak fokus.

7.     Berkata jelek tentang perusahaan terdahulu.
Menjelek-jelekkan pihak lain adalah sikap yang sangat buruk, apalagi yang Anda jelekkan adalah mantan pimpinan atau perusahaan Anda .

8.     Gagal jadi pendengar.
Kegagalan mendengar pertanyaan karena perhatian dan fokus yang kurang adalah sikap fatal. Sekali atau dua kali wajar Anda minta pewawancara mengulang pertanyaannya, tapi lebih dari itu akan membuat mereka menilai Anda tidak layak mendapatkan kesempatan.

9.     Ketidak jujuran.
Ketidak jujuran sekecil  apapun adalah benih kehancuran. Sebenarnya sejak Anda membuat surat lamaran kerja dan resumesudah harus menjaga kejujuran.

10. Menjawab bertele-tele dan ngelantur.
Anda tidak harus menjawab pertanyaan dengan kalimat panjang. Jawablah pertanyaan pewawancara dengan ringkas tapi jelas, to the point. Jawaban yang panjang tapi tidak berhubungan dengan point yang ditanyakan adalah sikap orang-orang yang tidak praktis yang biasanya kurang cerdas.
 

Hindari kesepuluh hal ini bila Anda ingin sukses wawancara kerja. Dan sebaliknya, silakan lakukan satu saja bila Anda ingin gagal.

gambar dari http://www.all-free-download.com

5 Sikap Utama Saat Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja

Rabu, 11 Juni 2014

Wawancara kerja adalah tahap recruitment yang sangat penting. Hasil wawancara kerja yang seringkali menjadi pertimbangan utama diterima atau tidaknya calon karyawan, setelah melalui serangkaian test.

Anda harus benar-benar memahami bagaimana menghadapi sesi wawancara kerja ini dan mempersiapkannya dengan baik.

Ada lima sikap utama yang harus Anda miliki saat menjawab pertanyaan  wawancara kerja :

1.     Jujur.
Sikap jujur ini mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar. Sedikit saja Anda tidak jujur maka tinggal menunggu kehancuran. (artikel terkait : Manfaat Besar Kejujuran)
 
2.     Yakin.
Anda harus yakin pada diri sendiri : kekuatan, kelebihan, manfaat. Ketidakyakinan Anda pada diri sendiri akan mudah terbaca pada jawaban-jawaban pertanyaan wawancara kerja. Bila Anda tidak yakin pada diri sendiri bagaimana mungkin mampu meyakinkan orang lain? Anda harus melatih dan menguatkan keyakinan ini. (artikel terkait : Cara Menjawab Wawancara Kerja yang Baik dan Efektif –Persiapan yang Matang)
 
3.     Jelas.
Cara Anda menjawab pertanyaan wawancara kerja harus jelas dan mudah dipahami. Anda harus melatih kualitas kemampuan komunikasi. (artikel terkait : Latihan Komunikasi untuk Persiapan MenghadapiWawancara Kerja)
 
4.     Relevant.
Setiap jawaban Anda harus sesuai dengan apa yang ingin didengar oleh petugas pewawancara. Karena itu Anda harus berusaha, melakukan persiapan sebaik mungkin, mencari informasi tentang perusahaan. (artikel terkait : Dapatkan Informasi tentang Posisi Pekerjaan yangDitawarkan)
 
5.     Fokus.
Anda harus fokus pada kelebihan-kelebihan diri. Anda juga harus fokus pada pertanyaan petugas pewawancara.  Hindari menyampaikan sesuatu yang tidak ada manfaatnya  atau ngelantur tanpa tujuan. Anda harus mempersiapkan diri dan melatihnya. (artikel terkait :Persiapan Menghadapi Wawancara Kerja - Fokus pada Bab yang Sesuai)

Gambar dari http://www.all-free-download.com

Gugup Saat Wawancara Kerja karena Berpikir Negatif

Senin, 09 Juni 2014

Gugup saat menghadapi wawancara kerja adalah hal yang wajar. Hampir semua orang mengalaminya. Yang harus diwaspadai adalah tingkat gugup yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan Anda tidak bisa berpikir jernih, berbicara tidak lancar, dan bertindak tidak wajar.

Penyebab gugup adalah kekhawatiran dan kecemasan. Khawatir dan cemas pada kadar tertentu akan bermanfaat karena memicu, memotivasi Anda untuk melakukan persiapan sebaik mungkin. Tapi bila berlebihan akan menyebabkan sebaliknya, merugikan.

Beberapa penyebab terlalu gugup menghadapi wawancara kerja adalah karena pikiran negative,  anggapan keliru tentang wawancara kerja :

1.     Merasa akan menghadapi pengadilan atau interogasi .
Banyak orang menganggap wawancara kerja bagaikan pengadilan. Mereka bagaikan dihadapkan pada majelis hakim yang akan mengorek kesalahan-kekurangan, atau merasa akan menghadapi aparat hukum yang menginterogasi.
 

2.     Menganggap petugas pewawancara bertugas untuk menjatuhkan .
Banyak orang menganggap petugas pewawancara mendapat tugas dari perusahaan untuk mencari alasan menolak mereka.
 

3.     Membayangkan petugas pewawancara bagaikan guru killer yang marah besar bila muridnya tidak bisa menjawab pertanyaan.
Banyak orang menganggap petugas pewawancara adalah orang-orang yang tidak ramah bahkan sadis.
 
Padahal faktanya :

1.     Wawancara kerja hanyalah salah satu tahap proses recruitment yang bertujuan untuk melengkapi data calon karyawan. Wawancara kerja tidak jauh beda dengan kondisi  saat Anda mengurus KTP atau surat penting di kelurahan dan petugas kelurahan mengajukan banyak pertanyaan.
 
2.     Petugas pewawancara kerja mendapat tugas dari perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang terbaik secepat mungkin. Bahkan bila perlu mereka berharap semua kandidat yang dipanggil wawancara kerja memenuhi criteria dan langsung bisa bekerja , sehingga tugasnya jadi ringan.
 
3.     Petugas pewawancara kerja memiliki beban moral yang berat. Salah bersikap atau bertanya sehingga menyebabkan kesalahan informasi akan mempengaruhi nasib dan masa depan para kandidat karyawan yang mengikuti wawancara kerja, dan ini mereka sadari sebagai beban. Karena itu mereka sangat berhati-hati dalam menghadapi para peserta wawancara kerja.


Gambar dari http://www.dreamstimefree.com

Persiapan Menghadapi Pertanyaan Wawancara Kerja - Fokus pada Bab yang Sesuai

Tujuan utama perusahaan melakukan wawancara kerja adalah untuk mengenali Anda lebih dalam. Petugas pewawancara sudah berpengalaman dan dibekali ilmu tentang cara menggali kepribadian, karena itu cara terbaik bagi Anda adalah menjadi diri sendiri.

Diri sendiri yang mana?

Setiap manusia adalah sebuah system yang sangat komplek, atau canggih. Sejak lahir sampai saat ini Anda mengalami pengalaman beraneka ragam dan mendapatkan sangat banyak pelajaran, sehingga saat ini Anda menjadi pribadi utuh yang memiliki banyak sisi.

Ibarat buku, Anda adalah buku tebal yang terdiri dari banyak bab. Dalam waktu yang singkat , saat wawancara kerja, mustahil petugas pewawancara mampu membaca seluruh bab dari diri Anda. Mungkin petugas pewawancara hanya mampu membaca satu atau dua bab saja.

Yang harus Anda waspadai adalah bila petugas pewawancara membaca bab-bab diri Anda yang tidak berhubungan dengan apa yang mereka butuhkan sehingga menyimpulkan bahwa Anda bukan yang mereka inginkan. Padahal banyak bab diri Anda yang sangat relevant dengan kebutuhan perusahaan, hanya saja Anda gagal mengarahkan mereka, melalui jawaban-jawaban pertanyaan wawancara kerja, untuk membaca bab yang sesuai.

Anda harus mempersiapkan diri sebaik mungkin sehingga pada saat wawancara kerja ‘hanya membawa’ bab-bab yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Persiapan yang bisa Anda lakukan :

1.     Cari sebanyak mungkin informasi tentang perusahaan khususnya kebutuhan mereka
2.     Baca dan dalami diri Anda sendiri, carilah bab-bab yang paling sesuai dan berhubungan dengan kebutuhan perusahaan
3.     Tulis cerita tentang bab-bab yang Anda temukan pada nomor 2. Tulis dengan bebas, menggunakan bahasa Anda sendiri. Menulis cerita ini adalah langkah paling efektif untuk fokus pada bab-bab unggulan Anda, dan mempermudah untuk melalukan langkah nomor 4.
4.     Mintalah kerabat atau sahabat agar mau membantu Anda menjadi sparing partner, dengan mendengarkan cerita seperti yang Anda tulis pada nomor 3. Minta mereka untuk menilai dan memberi  komentar, kelebihan-kelebihan apa yang mereka temukan dalam diri Anda sesuai cerita Anda.
5.     Evaluasi hasil penilaian dan komentar sparing partner Anda pada nomor 4, dan lakukan perbaikan cerita.
6.     Ulangi langkah nomor 4 dan 5 berkali-kali hingga Anda benar-benar fokus pada bab-bab berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.


Bila Anda melakukan persiapan menghadapi pertanyaan wawancara kerja ini dengan baik, maka pada saat menjawab pertanyaan apapun, Anda akan menjawab sesuai bab-bab diri Anda yang sesuai kebutuhan perusahaan.

gambar dari http://www.all-free-download.com

Berburu Pekerjaan atau Sekedar Menjala

Senin, 02 Juni 2014

Ada yang berpendapat bahwa cara terbaik mencari pekerjaan adalah dengan menyebarkan surat lamaran kerja ke sebanyak mungkin perusahaan. Mereka mengibaratkan mengirim surat lamaran kerja seperti melempar jala ikan, semakin besar jala semakin besar kemungkinan ikan yang terjebak.

Anda boleh setuju dengan pendapat itu, tapi mari kita analisa lebih dalam konsep ‘lempar jala’ ini dengan menjawab pertanyaan :

1.     Di perairan seperti apa Anda melempar jala?
Kualitas ikan yang Anda inginkan sangat dipengaruhi jenis perairan tempat melempar jala. Pekerjaan seperti apa yang Anda inginkan? Ada ribuan perusahaan, sedangkan sumber daya Anda, uang dan waktu, terbatas. Anda harus memiliki tujuan yang jelas, perusahaan seperti apa yang Anda inginkan, pekerjaan seperti apa yang Anda bidik?

2.     Bagaimana kualitas jala Anda?
Anda kesulitan menangkap ikan besar bila kualitas jala Anda buruk sehingga mudah putus. Kualitas surat lamaran kerja Anda sangat penting. Perusahaan yang bagus sangat memperhatikan kualitas. Mereka enggan berhubungan dengan pelamar kerja yang mengirimkan surat lamaran kerja yang tidak jelas dan tampak dibuat secara asal-asalan.

Anda boleh mencari ikan dengan melempar jala untuk ikan-ikan sedang. Tapi bila Anda ingin mendapatkan ikan yang besar, hiu atau paus, Anda harus menyiapkan tombak dan umpan. Anda harus fokus memburunya.

a.     Siapkan umpan dan tombak terbaik.
Siapkan surat lamaran kerja dan CV/resume yang terbaik, yang memiliki selling point, yang menunjukkan kelebihan-kelebihan Anda. Siapkan diri menghadapi wawancara kerja.
b.     Fokus mencari dan memburu hiu atau paus.
Fokuslah mencari informasi atau data tentang perusahaan-perusahaan terbaik yang berpotensi membutuhkan Anda.
c.      Bidik dengan cermat.
Kirimkan surat lamaran kerja yang spesifik untuk setiap perusahaan.

Gambar dari http://www.all-free-download.com

Latihan Komunikasi untuk Persiapan Menghadapi Wawancara Kerja

Minggu, 01 Juni 2014

Wawancara kerja adalah sebuah test yang membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik. Meskipun Anda memiliki kelebihan yang banyak beraneka ragam, memiliki pengalaman yang luar biasa, sia-sia semua bila Anda gagal mengomunikasikan semua itu kepada petugas pewawancara.

Komunikasi adalah kemampuan yang bisa ditingkatkan dengan berlatih dan berlatih. Tidak mungkin Anda bisa meningkatkan kemampuan komunikasi hanya dengan membaca atau mempelajarinya, Anda harus mempraktikkannya berulang kali.

Berikut latihan dasar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi :

1.     Latihan menjaga kontak mata
Sebenarnya Anda tidak harus melihat bola mata kawan bicara untuk menjaga kontak mata. Anda bisa melakukannya dengan memandang segitiga titik kiri-kanan dahi dan hidung, atau titik antara mata.

2.     Latihan mendengarkan
Pastikan Anda mulai berbicara menjawab pertanyaan saat petugas pewawancara benar-benar menuntaskan pertanyaannya. Berlatihlah mendengar dengan teliti dan seksama. Simak dengan baik saat orang sedang bicara. Jaga fokus pikiran Anda.

3.     Latihan berbahasa dengan benar.
Masih banyak para pencari kerja yang kesulitan berbahasa dengan benar. Seringkali mereka masih bercampur menggunakan kosa kata bahasa daerah. Jangan sekali-kali menggunakan istilah-istilah asing bila Anda tidak paham dan tidak tahu cara pengucapannya. Alih-alih ingin terlihat keren Anda justru mempermalukan diri sendiri bila tidak tepat menggunakan atau mengucapkan istilah asing.

4.     Latihan mengucapkan kata dengan baik.
Latihlah artikulasi dalam berbicara agar orang yang mendengarkan benar-benar mengerti apa yang Anda sampaikan. Kekuatan vocal juga berpengaruh besar. Anda memang tidak sedang mengikuti audisi penyanyi sehingga tidak memerlukan suara yang merdu, tetapi suara yang nyaring dan jernih pasti membuat nyaman petugas pewawancara saat mendengarkan jawaban-jawaban Anda.

5.     Latihan bahasa tubuh.

Berlatihlah bersikap tenang saat bicara. Kebiasaan Anda memainkan rambut atau pena saat berbicara sangat menganggu dan membuat kawan bicara tidak nyaman. Senyum manis Anda saat berbicara pasti mempengaruhi suasana wawancara kerja.

Video 3 Langkah Persiapan Menghadapi Pertanyaan Wawancara Kerja

Minggu, 11 Mei 2014

Dalam melakukan persiapan menghadapi pertanyaan wawancara kerja Anda tidak mungkin menghapalkan jawaban. Menghapalkan jawaban adalah tindakan konyol, yang mengakibatkan Anda menjadi tegang dan stress. Yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan materi, menguatkan mental, dan berlatih.


Slide 3 Langkah Persiapan Menghadapi Pertanyaan Wawancara Kerja

3 Langkah persiapan mengahadapi pertanyaan wawancara kerja :
1. Siapkan materi
2. Kuatkan mental
3. Berlatih, berlatih, berlatih





Slide 1 Hari 9 Langkah Persiapan Menjelang Wawancara Kerja

Kamis, 24 April 2014

Berikut slide tentang persiapan menghadapi wawancara kerja pada satu hari menjelangnya



Tips Mencari Kerja bagi Fresh Graduate melalui Campus Job Fair

Jumat, 18 April 2014

jobhuntingcenter.com | mencari kerja | berburu kerja | Fresh Graduate | Job Fair
jobhuntingcenter.com | mencari kerja | Fresh Graduate | Job Fair
Event Campus Job Fair menyediakan  kesempatan yang sangat bagus untuk mencari  pekerjaan bagi fresh graduate. Anda tidak perlu mendatangi perusahaan satu persatu atau repot mencari lowongan kerja di media.

Sayangnya banyak sarjana fresh graduate tidak mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal.

Berikut tips mencari kerja untuk fresh graduate melalui Kampus Job Fair :

1.     Dapatkan informasi daftar perusahaan yang menjadi peserta Job Fair. Urutkan prioritas perusaaan sesuai industry yang Anda minati.

2.     Berdasarkan daftar yang sudah Anda buat, carilah informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan tersebut, dan gali informasi lebih dalam untuk menguatkan alasan Anda berminat bekerja di sana. Hal ini sangat membantu Anda untuk mampu tampil dengan sikap positif, antusias, dan energik.

3.     Cermati kolom  karir, lowongan pekerjaan, atau bagian Sumber Daya Manusia pada WEB site resmi perusahaan untuk mendapatkan informasi lebih jelas tentang pekerjaan yang sesuai dengan kelebihan, kemampuan, keterampilan, atau pengalaman (berorganisasi) Anda.

4.     Buatlah surat lamaran, resume terbaik Anda secara spesifik untuk setiap perusahaan. Anda bisa baca : Tips Membuat Resume Lamaran Kerja bagi Fresh Graduate 

5.     Siapkan bahan presentasi singkat, sekitar 20-30 detik, untuk memperkenalkan diri Anda. Di dalamnya usahakan Anda mampu menunjukkan lima sampai tujuh kelebihan sehingga layak dipilih untuk proses recruitment selanjutnya. Mintalah masukan dari teman, orang tua, saudara, dosen, atau mentor tentang kelebihan-kelebihan Anda yang terbaik. Ingat-ingat pengalaman Anda sebagai pelajar, sukarelawan, peserta magang, bahkan sebagai teman, yang bisa Anda ‘jual’

6.     Persiapkan pakaian terbaik yang akan Anda kenakan. Silakan baca di sini tentang Pakaian saat Wawancara Kerja . Masih banyak para lulusan baru yang menghadiri Campus Job Fair dengan pakaian asal-asalan seperti yang biasa mereka kenakan saat masih kuliah. Anda harus mampu menunjukkan bahwa Anda sudah siap menjadi professional yang baik, bukan lagi mahasiswa yang tidak siap bekerja.

7.     Datanglah lebih awal sehingga cukup waktu untuk mempelajari situasi dan kondisi arena Campus Job Fair.

8.     Jangan terkecoh sehingga terlalu fokus pada nama besar perusahaan. Kadang kala perusahaan menengah yang kurang  terkenal justru berpotensi memberi peluang lebih besar bagi Anda dengan remunerasi dan karir yang kompetitif.

9.     Selalu jaga sikap positif dan energik sepanjang Job Fair, seharian.

10.     Manfaatkan waktu Anda untuk memperluas jaringan antar pencari kerja dalam arena Job Fair. Tidak pernah ada ruginya menambah teman atau kolega.

11.  Seusai Job Fair lanjutkan membina hubungan baik dalam jaringan Anda, baik dengan sesama teman atau dengan perusahaan peserta Job Fair. Tidak lanjuti dengan melakukan konfirmasi kepada perusahaan yang saat Job Fair sudah melakukan proses awal recruitmentdengan Anda.


Gambar dari http://www.all-free-download.com

Pakaian saat Wawancara Kerja – Tips Memilih Warna dan Motif

Kamis, 17 April 2014

Kesan pertama sangatlah berarti. Pakaian yang Anda kenakan mempengaruhi kesan pertama petugas penguji wawancara kerja.

Selain bersih, rapi, dan sopan, Anda juga harus cermat memilih warna motif pakaian yang Anda kenakan saat menghadiri wawancara kerja. Aturan pokoknya adalah jangan sampai pewawancara lebih perhatian pada apa yang Anda kenakan dibanding keterampilan dan kualifikasi yang Anda miliki. Anda tidak akan mau pewawancara mengingat gaya berpakaian Anda yang nyentrik dan mengabaikan kelebihan-kelebihan Anda.

Berikut tips memilih warna dan motif pakaian saat wawancara kerja :

1.     Pilih warna dan motif yang padat/solid
Pakaian yang berwarna solid atau bisa juga dianggap tanpa motif tidak mengganggu konsentrasi dan perhatian pewawancara. Kalaupun bermotif sebaiknya yang halus, kecil-kecil, sehingga dari kejauhan tidak tampak.
Warna biru tua, abu-abu, dan hitam mengesankan profesionalitas.

2.     Pilih warna netral
Sekali lagi Anda tak akan mau diingat karena pakaian Anda yang ngejreng dibanding kemampuan Anda. Selain warna biru tua, abu-abu, dan hitam, warna putih juga warna pilihan terbaik untuk wawancara kerja.
Bila ingin menambahkan warna pada warna pakaian yang netral, pilihlah warna pucat sehingga tidak terlalu mencolok dan ‘menantang’.

3.     Menyesuaikan tradisi perusahaan.
Bila Anda mengetahui warna-warna yang biasa digunakan perusahaan yang menyediakan lowongan posisi pekerjaan, Anda bisa memilih warna-warna itu atau yang senada. Tapi bila tidak tahu, paling aman Anda mengenakan warna solid dan netral.
Setiap warna memberi kesan yang berbeda. Memilih warna yang tepat bisa membantu Anda menunjukkan siapa diri Anda.

Berikut beberapa warna dan kesan yang dimunculkannya :

-         Warna coklat adalah warna netral yang membangkitkan perasaan tenang. Warna yang paling tepat dipilih untuk wawancara kerja.
-         Warna biru khususnya biru Navy juga pilihan warna yang tepat untuk pakaian saat wawancara kerja. Warna biru mengesankan ketenangan dan kepercayaan diri. Warna biru disukai banyak orang. Mengenakan pakaian dengan warna yang disukai pewawancara akan mempengaruhi suasana hatinya.
-         Warna abu-abu juga warna yang paling disarankan untuk wawancara kerja. Abu-abu adalah warna yang sering dipilih untuk pakaian resmi. Warna ini mengesankan sophisticated dan netral. Warna ini juga membuat Anda terlihat kuat/kokoh.
-         Warna hitam adalah warna yang paling populer untuk wawancara kerja. Warna ini mengesankan kekuatan, kepercayaan diri, otoriter. Karena itu warna ini sangat sesuai untuk melamar pekerjaan di perusahaan konservatif seperti firma hukum, atau melamar posisi eksekutif tingkat tinggi. Hati-hati mengenakannya pada wawancara kerja perusahaan dengan lingkungan yang santai, Anda akan terkesan ‘tidak mudah didekati’. Anda bisa menggunakan cara lain dengan memilih warna hitam untuk asesoris seperti dasi atau syal, tetap terlihat kuat/kokoh tapi tidak berlebihan.
-         Warna merah adalah warna terang yang kuat, yang mengesankan energy dan semangat. Memilih warna merah untuk asesoris seperti dasi atau syal akan mengesankan semangat yang tinggi tanpa membuat Anda terlihat emosional.
-         Warna putih adalah warna yang renyah dan bersih. Warna ini mengesankan kesederhanaan dan kejujuran. Warna putih adalah warna yang paling tepat untuk kemeja atau blus.

Yang paling penting dalam wawancara kerja adalah kelebihan-kelebihan Anda berupa keterampilan dan kualifikasi, yang Anda tunjukkan melalui jawaban-jawaban pertanyaan dari pewawancara. Tetapi bila berdasarkan kemampuan ada beberapa orang yang memiliki nilai yang sama, maka bagaimana cara Anda berpakaian menjadi alasan Anda untuk dipilih.

(sumber : http://jobsearch.about.com)

Gambar dari http://www.all-free-download.com

Cara Menjawab Wawancara Kerja yang Baik dan Efektif – Persiapan yang Matang

Rabu, 16 April 2014

Ada yang bilang bahwa jawaban wawancara kerja tidak mungkin dipersiapkan. Bila yang dimaksud adalah menghapalkan jawaban, pernyataan itu benar. Anda tidak mungkin menghapalkan jawaban yang akan Anda sampaikan dalam wawancara kerja. Anda tidak mungkin menerima pertanyaan-pertanyaan generic saat wawancara kerja. Menghapalkan jawaban wawancara kerja adalah tindakan yang konyol, sama seperti orang yang menghapalkan naskah pidato.

Tapi bukan berarti Anda tidak bisa mempersiapakan atau latihan cara menjawab wawancara kerja yang baik dan efektif. Semakin sering  Anda berlatih, semakin bagus hasil wawancara kerja nantinya.

Sebelum melakukan latihan cara menjawab wawancara kerja yang baik dan efektif Anda harus mempersiapkan bahan dulu.

Berikut tips efektif mempersiapkan bahan latihan menjawab wawancara kerja :

1.     Gunakan tabel yang sudah Anda untuk membuat surat lamaran yang efektif. Anda bisa baca di sini tentang cara membuat tabel itu :Tips Sederhana Membuat Surat Lamaran yang Efektif.

2.     Kembangkan tabel itu dengan melengkapi contoh-contoh kongkrit berdasarkan pengalaman pada setiap kelebihan-kelebihan yang Anda tulis. Pastikan contoh-contoh itu benar-benar terjadi, jangan melebih-lebihkan. Ketidakjujuran akan menghancurkan Anda.

3.     Urutkan berdasarkan prioritas kelebihan yang akan Anda gunakan sebagai ‘senjata ampuh'. Untuk itu Anda perlu lebih dalam lagi mempelajari perusahaan tersebut. Cara mendapatkan informasi bisa Anda baca di sini : Dapatkan Informasi tentang Posisi Pekerjaan yang Ditawarkan.

4.     Mulailah berlatih menyampaikan kelebihan-kelebihan Anda secara verbal dengan bahasa yang baik. Latih juga bahasa tubuh Anda saat menjawab pertanyaan, termasuk bagaimana menjaga kontak mata. Anda bisa minta bantuan teman atau kerabat untuk menjadi mitra latihan. Semakin sering latihan Anda lakukan jawaban-jawaban itu semakin baik tersimpan dalam pikiran bawah sadar Anda,tanpa harus Anda hapalkan.

Dapatkan Informasi tentang Posisi Pekerjaan yang Ditawarkan

Minggu, 13 April 2014

Saat Anda berminat pada lowongan pekerjaan yang harus segera Anda lakukan adalah segera mengetahui informasi tentang bidang pekerjaan itu.

Manfaat besar yang Anda dapatkan bila mengetahui banyak informasi tentang bidang pekerjaan yang ditawarkan adalah :

-         Menjadi bahan pertimbangan Anda untuk meneruskan langkah selanjutnya atau mencari lowongan kerja lain
-         Meningkatkan keyakinan Anda bahwa pekerjaan itu sesuai bagi Anda.
-         Bahan untuk menyusun surat lamaran, untuk memilih kemampuan dan prestasi  (hard skill) Anda yang mana yang akan ditonjolkan.
-         Bahan untuk mempersiapkan jawaban pertanyaan wawancara kerja khususnya tentang softskill Anda yang paling sesuai untuk pekerjaan yang ditawarkan.

Ternyata tidak semua pengumuman lowongan kerja mencantumkan keterangan yang lengkap tentang bidang kerja yang ditawarkan, maka Anda harus mencarinya dengan cara :

1.     Mempelajari dari situs resmi perusahaan yang menawarkan pekerjaan. Cari informasi tentang divisi atau departemen posisi yang ditawarkan.

2.     Mencari informasi melalui google search dengan kata kunci posisi yang ditawarkan.

3.     Masuk ke situs-situs lowongan kerja, cari penawaran-penawaran pekerjaan yang mirip dan dapatkan informasi spesifikasinya.

4.     Bertanya kepada teman atau kerabat yang sudah bekerja di perusahaan dengan bidang kerja yang sama atau mirip.

Semakin banyak informasi yang Anda dapatkan maka semakin bagus persiapan Anda.


Gambar dari http://all-free-download.com

Career Changer

Promo

 

© Copyright Job Hunting Center 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.