Job Hunting

News Update :

Job Hunting

Surat Lamaran Kerja


Info


Tips

Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan

Contoh Curriculum Vitae Sarjana Fresh Graduate dan Setelah di-Make Over

Sabtu, 09 Agustus 2014



CV lama halaman 1
CV Lama halaman 2

Dan setelah di-make over curriculum vitae sarjana fresh graduate menjadi :



Sebenarnya contoh curriculum vitae milik Fulana Fulani ini masih bisa dikembangkan lagi menjadi lebih menarik. Pencari kerja yang baru lulus kuliah seperti Fulana Fulani ini bisa menggali lebih banyak lagi potensi diri untuk ditampilkan dalam curriculum vitae seperti :

-         Penelitian-penelitian ilmiah yang pernah dilakukan.
Kalau dalam kasus Fulana Fulani ini mungkin dia bisa mencantumkan penelitian yang pernah dilakukan terkait teknologi pangan.
-         Mata kuliah yang diminati dan dikuasai
-         Judul atau tema skripsi yang dibuat


Bila Anda sarjana yang baru lulus kuliah dan ingin memiliki curriculum vitae yang menarik dan powerful, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan curriculum vitae di membuatcv.com yang akan memandu untuk mengenali dan menggali potensi diri untuk menguatkan resume kerja atau curriculum vitae Anda.

3 Mitos tentang Cover Letter dan Resume Kerja atau Curriculum Vitae

Kamis, 07 Agustus 2014

Masih banyak para pencari kerja yang meyakini mitos-mitos dalam membuat surat lamaran kerja, resume kerja atau curriculum vitae.

Berikut 3 mitos yang paling banyak diyakini :

1.      Ada format baku dalam membuat surat lamaran kerja dan resume kerja/curriculum vitae yang baik dan benar.

Berdasarkan keyword dalam search engine banyak yang mencari informasi tentang ‘contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar’ atau ‘cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar’ atau ‘cara menulis curriculum vitae yang baik dan benar’. Padahal belum pernah ada konsensus nasional maupun internasional yang menetapkan format baku dalam menulis surat lamaran kerja dan resume kerja/curriculum vitae. Memang wajib menulis surat lamaran kerja dan resume kerja menggunakan kaidah penulisan yang benar, tapi tidak ada aturan baku untuk formatnya. Anda bebas memilih font dan bentuk paragraph. Dalam menulis surat lamaran kerja dan resume kerja/curriculum vitae yang paling penting adalah harus menarik, informatif, dan komunikatif.

2.    Menyampaikan informasi diri sebanyak dan sedetil mungkin.

Sangat ganjil bila seorang pencari kerja yang baru lulus sekolah memiliki curriculum vitae berlembar-lembar. Ternyata dia mencantumkan segala informasi tentang dirinya meskipun tidak penting. Petugas penyeleksi surat lamaran kerja hanya memiliki waktu terbatas untuk membaca puluhan surat lamaran kerja yang masuk. Surat lamaran kerja dan resume kerjayang terlalu panjang tanpa fokus pada kelebihan diri yang ditawarkan akan berpotensi diabaikan.

3.    Membuat surat lamaran kerja dan resume kerja / curriculum vitae menggunakan tulisan tangan.

Mungkin orang-orang yang melakukan ini atau yang menyarankan melakukan ini ingin mengesankan pendekatan yang lebih personal dalam membuat surat lamaran kerja dan resume kerja/curriculum vitae. Padahal kesan pendekatan personal itu ada pada konten, bukan cara penulisannya. Menggunakan tulisan tangan justru mengesankan kurang profesional. Pada era digital saat ini bahkan banyak perusahaan yang menerima surat lamaran kerja dan resume kerja/CV hanya melalui email. 

Bila Anda ingin memiliki curriculum vitae yang menarik dan powerful silakan gunakan jasa membuat CV di membuatcv.com

Gambar dari http://www.dreamstimefree.com

Selalu Meningkatkan Kualitas Curriculum Vitae atau Resume

Selasa, 22 Juli 2014

Curriculum Vitae dan resume kerja adalah media untuk menawarkan kelebihan-kelebihan Anda kepada perusahaan. Sebenarnya media ini tidak hanya digunakan saat melamar di tempat kerja baru, resume mungkin juga dibutuhkan pada saat menawarkan diri mengisi  jabatan yang sedang  kosong di perusahaan tempat Anda bekerja, atau dalam proses promosi jabatan.

Bila Anda ingin sukses sebagai profesional, maka Anda harus selalu berusaha memperbaiki kualitas resume kerja. Anda harus selalu berusaha membuat resume kerja yang lebih baik, dalam hal isi maupun penampilannya. Semakin tinggi posisi jabatan yang Anda incar, semakin tinggi tuntutan kualitas resume kerja yang harus Anda sediakan.

Agar memiliki resume yang berkualitas isinya maka Anda harus :

1.      Menambah kemampuan atau meningkatkan kemampuan yang sudah Anda miliki dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, utamanya yang berhubungan dengan bidang kerja Anda.
2.    Meningkatkan kualitas kerja dengan bekerja lebih semangat, fokus, dan efektif.
3.    Bersedia mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang bukan tugas Anda tapi bisa menambah atau meningkatkan kemampuan Anda.
4.    Mencatat setiap pencapaian, prestasi, atau penambahan kemampuan.
5.     Dengan proaktif sering minta counseling kepada atasan untuk evaluasi kualitas kerja Anda.

Dengan melakukan 5 hal tersebut, secara periodic minimal setahun sekali Anda sebaiknya menyusun resume baru dan pastikan kualitas isi resume selalu meningkat. Bila melakukannya secara konsisten maka akan lebih mudah bagi Anda menggunakannya saat dibutuhkan.

Sebagai profesional, bekerja dengan mengacu pada peningkatan kualitas resume akan memudahkan Anda meningkatkan karir dalam  perusahaan yang sama atau pindah kerja. Selalu memperbaiki resume juga jadi sarana Anda melakukan evaluasi diri sehingga mempermudah membuat perencanaan untuk periode kerja berikutnya.

Kualitas ‘penampilan’ resume Anda juga harus semakin meningkat selain isinya, terutama saat Anda akan menggunakannya untuk melamar kerja di perusahaan lain. Petugas penyeleksi di perusahaan yang baru tidak akan membaca isi resume Anda yang luar biasa bila tidak tertarik melihat penampilannya. ‘Penampilan’ resume kerja adalah tentang format, pilihan kata dan susunan kalimat. Untuk meningkatkan kualitas ‘penampilan’, atau bisa juga disebut penyajian resume kerja, Anda bisa mempelajarinya di blog  jobhuntingcenter.comini, atau Anda bisa menggunakan jasa pembuatan resume kerja di jasaghostwriter.net.


Gambar dari http://www.all-free-download.com

Pindah Kerja untuk Peningkatan Kesejahteraan

Jumat, 18 Juli 2014

Banyak karyawan yang memutuskan pindah kerja untuk mendapatkan upah yang lebih besar. Hal tersebut sangat wajar dan hak setiap orang.

Namun sebelum memutuskan memilih perusahaan baru yang akan dituju sebaiknya melakukan pertimbangan yang masak dan cermat. Memutuskan pindah kerja tanpa berpikir panjang adalah tindakan ceroboh yang menjauhkan tercapainya tujuan yaitu peningkatan kesejahteraan.

Bila Anda pindah kerja karena menginginkan materi yang lebih banyak, atau peningkatan kesejahteraan, sebaiknya hitung dulu dengan cermat total pendapatan Anda saat ini selama satu tahun, jangan hanya menghitung pendapatan setiap bulan. Hampir semua perusahaan menerapkan system remunerasi, tunjangan yang tidak dibayarkan setiap bulan seperti tunjangan hari raya, dan tunjangan kesehatan. Anda harus menghitung semuanya dalam satu tahun.

Fasilitas-fasilitas yang tidak Anda terima dalam bentuk uang tunai juga harus diperhitungkan seperti pulsa untuk telepon, rumah, dan kendaraan. Konversikan dulu fasilitas-fasilitas itu dalam rupiah selama setahun.

Saat mencari perusahaan baru sebaiknya dapatkan informasi tentang system pengupahan dan potensi pendapatan yang akan Anda dapatkan. Kesempatan bertanya saat wawancara kerja bisa Anda gunakan untuk mendapatkan informasi ini. Paling tidak sebelum tanda tangan surat kesepakatan kerja Anda harus benar-benar mengetahui nominal yang akan Anda dapatkan.


Bila Anda sudah bekerja selama lebih dari satu tahun di perusahaan lama tidaklah sulit menghitung pendapatan tahunan. Bandingkan pendapatan tahunan di perusahaan lama dengan perusahaan yang akan Anda masuki. 
Bisa jadi pendapatan bulanan Anda di perusahaan lama lebih kecil dari pendapatan bulanan di perusahaan baru, namun bila dihitung setahun setelah dimasukkan pendapatan dari bonus, fasilitas, dan tunjangan ternyata lebih besar, atau sebaliknya.

Gambar dari http://www.all-free-download.com

Pihak-pihak yang Diuntungkan Bila Anda Pindah Kerja

Rabu, 16 Juli 2014

Sebagai seorang professional yang baik pindah kerja adalah salah satu pilihan bila Anda sudah tidak mendapatkan kenyamanan dan kebahagiaan dalam bekerja. Tanda-tandanya bisa Anda baca dalam artikel ‘10 Tanda Peringatan Anda HarusSegera Mencari Pekerjaan Baru ‘.

Pilihan Anda untuk pindah kerja bukanlah suatu sikap pengkhianatan atau ketidaksetiaan, juga sudah dibahas dalam artikel “Pindah Kerja bukan Tanda Tidak Loyal”, tapi justru suatu sikap professional yang akan menguntungkan banyak pihak.

Pihak-pihak yang akan mendapatkan keuntungan ketika Anda memilih untuk pindah kerja adalah :


1.      Anda sendiri.
Anda akan pindah ke perusahaan baru, yang tentu saja sudah Anda pilih dengan cermat dan pertimbangan yang masak, yang akan menyegarkan kehidupan Anda. Tempat kerja yang baru akan memberi Anda tantangan baru sehingga meningkatkan kualitas pribadi Anda. Anda juga akan mendapatkan peluang meningkatnya karir dan kesejahteraan. Anda akan kembali mendapatkan semangat dan kebahagiaan kerja.
 
2.    Perusahaan lama.
Perusahaan yang Anda tinggalkan akan berkurang bebannya karena ditinggalkan oleh karyawan yang mulai menurun semangat dan produktifitasnya.
 
3.    Karyawan pengganti Anda.
Teman Anda akan mendapatkan peluang karir baru karena posisi kosong yang Anda tinggalkan.
 
4.    Perusahaan baru.
Perusahaan baru akan mendapat karyawan baru yang berpengalaman dan professional.

Gambar dari http://www.all-free-download.com

Pindah Kerja bukan Tanda Tidak Loyal

Selasa, 15 Juli 2014

Sebagian masyarakat , kebanyakan dari generasi tua, berpendapat bahwa bekerja itu harus menetap di satu perusahaan sampai masa pensiun. Mereka menganggap itu sebagai nilai kesetiaan atau loyalitas. Pendapat mereka bisa benar bisa juga salah.

Pendapat mereka mungkin benar bila seorang karyawan bekerja di satu perusahaan sampai masa pensiun dengan produktif dan memberi kontribusi yang besar untuk perusahaan, tanpa pernah sedikitpun melakukan perbuatan yang merugikan perusahaan. Mungkinkah dianggap loyal bila seorang karyawan bekerja selama puluhan tahun tanpa kontribusi jelas untuk kemajuan perusahaan tapi justru menjadi beban?

Sejatinya loyalitas atau kesetiaan tidak diukur dari lamanya masa kerja, meskipun karyawan yang berkarya dalam waktu lama perlu mendapatkan apresiasi. Lebih bijak bila kesetiaan diukur dari besarnya manfaat yang diberikan untuk perusahaan selama bekerja. Kesetiaan seharusnya diukur dari besarnya curahan waktu, pemikiran, perhatian, dan tenaga yang dimiliki karyawan untuk perusahaan. Adalah setia seorang karyawan yang rela bekerja lembur tanpa mendapat uang lembur meskipun baru setahun bekerja. Suatu kesetiaan yang tinggi saat seorang karyawan sedia masuk di hari libur agar pekerjaannya segera tuntas meskipun baru setahun bekerja.
Bagaimana bila ada karyawan yang sudah puluhan tahun bekerja tapi tidak merasa nyaman bekerja sehingga tidak bersemangat? Mungkinkah dia dianggap karyawan yang setia?

Saat Anda kehilangan kenyamanan dan kebahagiaan bekerja dalam sebuah perusahaan, maka akan sulit sekali Anda bisa berperan sebagai karyawan yang setia. Dalam artikel ‘10 Tanda Peringatan Anda Harus SegeraMencari Pekerjaan Baru ‘ dibahas tanda-tanda kesetiaan Anda terancam.
Saat hal itu terjadi jiwa professional Anda diuji. Bertahan pada perusahaan lama, meskipun tanpa semangat, dan produktifitas yang rendah, adalah sikap yang tidak professional. Meneruskan bekerja tanpa nilai kesetiaan adalah sikap tidak professional yang merugikan banyak pihak. Perusahaan pasti mengalami kerugian karena mempekerjakan karyawan yang tidak produktif, hingga pada suatu saat mereka akan bersikap tegas memberhentikan Anda.


Anda harus selalu bersikap professional  sehingga bisa menjadi karyawan yang loyal. Pilihan untuk pindah kerja ke perusahaan lain adalah sikap professional, dan bukan tanda ketidaksetiaan.

Gambar dari http://www.all-free-download.com

Tips Membuat Surat Lamaran dan Resume Kerja yang Memikat

Senin, 07 Juli 2014

Kesan pertama sangat menentukan, dan penampilan luar yang paling sering mempengaruhi kesan pertama.

Penampilan yang menarik tidak hanya pada diri Anda, tapi juga untuk surat lamaran dan resume kerja yang Anda kirimkan. Sebelum Anda bersaing dalam proses recruitment surat lamaran dan resume kerja Anda sudah harus bersaing ‘melawan’ ratusan surat lamaran lain.

Surat lamaran dan resume kerja Anda harus bersaing, berlomba mendapatkan perhatian dari petugas penyeleksi. Sebagus apapun isi resume Anda akan sia-sia bila petugas penyeleksi tidak tertarik meliriknya apalagi membaca.


Berikut tips membuat surat lamaran dan resume yang memikat :
 
1.      Fokus.
Sebelum menulis surat lamaran kerja dan resume Anda harus memilih dan menentukan kelebihan apa yang akan ditawarkan. Fokuslah pada kelebihan itu.
 
2.    Ringkas dan lugas.
Tulis surat lamaran kerja dan resume dengan kata-kata sederhana yang efektif. Hindari penggunaan kata yang tidak ada manfaatnya.
 
3.    Rapi.
Kelompokkan dalam paragraph-paragraph pendek agar petugas penyeleksi lebih nyaman  membaca dan menangkap maksud Anda, daripada harus membaca beberapa kalimat panjang dalam satu paragraph.
 
4.    Jelas.
Coba bacakan tulisan Anda ke sahabat atau kerabat. Bila mereka bisa memahami dengan cepat berarti Anda sudah menulis surat lamaran kerja dan resume dengan jelas.
 
5.     Spesifik.
Tuliskan kelebihan Anda dengan spesifik. Menuliskan ‘mampu mengoperasikan computer’ adalah terlalu umum. Masuklah lebih dalam dengan menuliskan ‘mahir menggunakan fungsi accounting pada Microsoft Office Excel’.
 
6.    High Impact.
Pilih kata-kata yang high impact berlandaskan kejujuran. Sebenarnya ketika tidak mau menunjukkan kelebihan yang sebenarnya dengan dalih low profile Anda sedang melakukan ketidakjujuran.
 
7.     Layout yang indah.
Gunakan layout design yang indah. Bila mengetahui budaya perusahaan tujuan sebaiknya Anda sesuaikan dengan itu, seperti warna dan gambar.

Anda harus segera melakukannya, membuat surat lamaran dan resume kerja yang memikat, bila Anda memiliki jiwa professional yang fokus dan serius. Silakan baca artikel lain di situs jobhuntingcenter.com ini untuk lebih memahami cara membuat surat lamaran dan resume kerja yang baik.

Bila ingin secepatnya memiliki surat lamaran dan resume kerja yang memikat karena mendesak dan waktu yang terbatas, Anda bisa menggunakan jasa professional pembuatan surat lamaran dan resume kerja di jasaghostwriter.net.



Tanda Diterima saat Wawancara Kerja

Sabtu, 28 Juni 2014

Ada beberapa tahap dalam proses seleksi penerimaan karyawan atau recruitment. Wawancara kerja adalah tahap yang paling menentukan, tapi juga mengandung unsur subyektifitas paling tinggi. Berhasil atau tidaknya wawancara kerja tergantung suasana hati petugas pewawancara.

Meskipun penting wawancara kerja bukan satu-satunya syarat diterima kerja. Meskipun saat wawancara kerja Anda menunjukkan tanda-tanda berhasil, belum bisa dipastikan Anda diterima kerja. Tapi biasanya test wawancara kerja, khususnya dengan jajaran pimpinan perusahaan, dilakukan setelah tahapan test yang lain dinyatakan lulus.

Bila Anda mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja dengan baik semaksimal mungkin, sebenarnya Anda juga telah mempersiapkan diri menghadapi test-test lainnya. Agar berhasil dalam wawancara kerja Anda harus menyiapkan diri dan banyak berlatih sehingga badan sehat dan pikiran tenang, maka Anda juga akan mudah menghadapi test kesehatan dan psycho test.


1.     Proses wawancara yang lama.
Bila pewawancara tidak tertarik kepada Anda pada kesan pertama tidak mungkin sudi berlama-lama meneruskan proses wawancara. Penampilan Anda membuat mereka terkesan dan ingin memastikan Anda layak mendapat kesempatan.
 
2.     Pertanyaan yang terkesan ‘mengejar’.
Proses wawancara kerja beda dengan sidang skripsi. Pertanyaan penguji sidang skripsi yang ‘mengejar’ karena ragu Anda telah menguasai materi. Sedangkan pertanyaan pewawancara kerja yang ‘mengejar’ karena tertarik kepada Anda dan ingin menggali sebanyak mungkin point positif dari diri Anda untuk laporan rekomendasi kepada dewan pimpinan perusahaan. Bila pewawancara kerja tidak tertarik kepada Anda, atau jawaban-jawaban Anda, mereka tidak akan mau repot-repot menambah pertanyaan, apalagi antrian peserta interview masih panjang.
 
3.     Pertanyaan tentang gaji.
Saat Anda mendapat pertanyaan tentang gaji yang diinginkan, bersyukurlah karena sembilan puluh persen kemungkinan petugas pewawancara tertarik kepada Anda. Kecuali secara prosedur perusahaan pewawancara wajib menanyakan gaji yang diinginkan, mereka tidak akan menanyakan itu bila tidak tertarik untuk menerima Anda sebagai karyawan.
 
4.     Pertanyaan tentang kesiapan bekerja.
Perusahaan melakukan proses seleksi karena sangat membutuhkan karyawan secepatnya. Tapi mereka juga tidak gegabah menerima karyawan, apalagi perusahaan besar yang peminat penawaran kerjanya sangat banyak. Selain untuk menguji sebesar apa keseriusan Anda bergabung dalam perusahaan mereka, pertanyaan tentang kapan Anda bisa mulai aktif bekerja adalah tanda bahwa petugas pewawancara tertarik dan memilih Anda untuk dipertimbangkan lebih lanjut.
 
5.     Penjadwalan proses berikutnya.
Bila wawancara kerja berhasil petugas pewawancara akan menginformasikan kepada Anda tentang proses selanjutnya yang harus dipersiapkan. Minimal mereka akan meminta Anda menyiapkan nomor yang bisa dihubungi sewaktu-waktu untuk undangan tahap proses recruitment selanjutnya.


Lima hal di atas hanya tanda-tanda, bukan kepastian. Anda harus banyak berdoa dan menyiapkan diri sebaik mungkin untuk tahap selanjutnya, sambil mengikuti proses recruitment di perusahaan lain sebagai ikhtiar lain.

Ikuti terus artikel-artikel tentang berburu kerja menuju puncak karir di http://www.jobhuntingcenter.com ini, dan nantikan informasi tentang pelatihan membuat surat lamaran kerja dan resume yang powerful.

gambar dari http://www.all-free-download.com

3 Macam Cara Membuat Surat Lamaran Kerja dan Resume

Minggu, 22 Juni 2014

Ada 3 cara yang bisa Anda pilih untuk membuat surat lamaran kerja dan resume. Anda bebas memilih dan harus siap menerima apapun hasilnya karena setiap pilihan akan memberi hasil yang berbeda.

Cara pertama : Anda buat surat lamaran kerja dengan cara lama, konvensional.

Dengan menggunakan cara pertama ini Anda tidak perlu terlalu repot mengeluarkan upaya dan investasi apapun selain jaringan internet, kertas beserta tinta printer, amplop dan perangko, cukup itu saja. Anda buat surat lamaran kerja dan resume sebanyak-banyaknya dan kirimkan ke sebanyak-banyaknya perusahaan dengan hanya mengganti alamat perusahaan. Anda tidak perlu repot mencari informasi tentang perusahaan-perusahaan itu. Anda tuliskan sebanyak-banyaknya informasi tentang diri Anda sehingga berlembar-lembar, bahkan Anda tuliskan juga informasi lengkap almamater Anda.

Petugas penyeleksi surat lamaran kerja akan menganggap surat lamaran kerja Anda sama dengan ratusan surat lamaran kerja yang masuk. Mereka tidak tertarik membaca surat lamaran kerja yang ditulis sekedarnya dengan informasi yang terlalu bias. Mereka tidak sempat membaca berlembar-lembar resume Anda, dan mereka pun kesulitan menilai apakah Anda adalah orang yang tepat menjadi karyawan di perusahaan mereka.


Cara kedua : Anda banyak belajar dan berlatih membuat surat lamaran kerja dan resume yangmenarik, yang memiliki selling point.

Bila memilih cara yang kedua Anda akan banyak membaca dan mengikuti pelatihan-pelatihan cara membuat surat lamaran kerja serta resume yang memiliki kekuatan mempengaruhi, yang menarik, yang memiliki selling point. Setelah memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang surat lamaran kerja yang powerful, Anda masih harus berupaya lagi untuk mepraktikkan ilmu yang Anda dapatkan. Anda harus mengeluarkan upaya dan investasi lebih untuk itu.

Anda memiliki kebebasan berkreasi membuat surat lamaran kerja dan resume sendiri sebanyak mungkin, namun spesifik untuk setiap perusahaan.

Petugas penyeleksi surat lamaran kerja akan mudah tertarik membaca surat lamaran kerja Anda. Mereka juga mampu menangkap kelebihan yang Anda tawarkan dalam resume yang ringkas, dan fokus pada kelebihan yang sesuai kebutuhan perusahaan.


Cara ketiga : Anda menggunakan jasa penulisan surat lamaran kerja dan resume.


Bila memilih cara yang ketiga Anda hanya perlu mengirimkan data-data (bisa juga surat lamaran kerja dan resume konvensional) dan sedikit informasi tentang perusahaan yang Anda tuju kepada jasa ghost writer. Jasa ghost writer yang akan membuatkan surat lamaran kerja dan resume yang powerful dan memiliki selling point

gambar dari http://www.all-free-download.com

Tips Menghilangkan Ketegangan Menjelang Wawancara Kerja

Sabtu, 21 Juni 2014

Semua pencari kerja pasti sangat senang bila mendapat surat panggilan wawancara kerja, suatu harapan besar mendekati kesuksesan. Tapi hampir semua pencari kerja juga merasa tegang menjelang interview kerja.

Tegang, atau stress, menghadapi wawancara kerja adalah reaksi yang wajar. Semua orang akan tegang bila berhadapan dengan situasi penting yang mempengaruhi masa depan.

Berikut 5 tips untuk menurunkan ketegangan menjelang wawacara kerja :

1.     Banyak berdoa.
Orang yang tegang karena merasa memanggul beban sendirian. Dengan berdoa, mohon pertolongan dan memasrahkan beban-beban kepada Tuhan, akan mengurangi ketegangan.
 
2.     Senam ringan.
Lakukan senam peregangan untuk melemaskan syaraf yang tegang. Lakukan rutin saat bangun dan sebelum tidur selama beberapa hari menuju hari wawancara kerja.
 
3.     Minum teh.
Minumlah teh pagi hari menjelang wawancara kerja. Cara minumnya harus tenang, tidak terburu-buru, sambil menikmati aroma teh.
 
4.     Senyum.
Orang stress sulit senyum, dan senyum Anda akan mengurai stress. Senyumlah di depan cermin setelah mandi, nikmati senyum tulus Anda. Senyumlah pada semua orang yang Anda temui dari rumah menuju tempat wawancara kerja. Pertahankan senyum tulus Anda selama dalam ruangan wawancara kerja.
 
5.     Obrolan ringan.
Buatlah obrolan ringan dengan para kandidat karyawan lain di ruang tunggu. Kumpulkan informasi tentang mereka, suatu saat informasi itu akan berguna, minimal memperluas jaringan Anda.

gambar dari http://www.all-free-download.com

Career Changer

Promo

 

© Copyright Job Hunting Center 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.